11.11.2010

Bersyukur Dalam Segala Hal

No comments :
 
Bacaan Hari ini :
Filipi 4:6 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

Jangan khawatir tentang apa pun. Khawatir tidak akan mengubah apa-apa.
Tidak ada orang yang terlahir khawatir, kekhawatiran adalah respons yang dipelajari.
Anda belajar dari orang tua Anda.
Anda mempelajarinya dari rekan-rekan Anda.
Anda belajar dari pengalaman.

Namun ini adalah berita bagus.
Fakta bahwa kekhawatiran adalah sesuatu yang dipelajari berarti kekhawatiran juga bisa tidak dipelajari.
Yesus berkata, "Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:34)

Berdoalah tentang segala hal.
Gunakan waktu yang Anda habiskan untuk khawatir dengan berdoa.
Jika Anda berdoa sebanyak waktu yang Anda gunakan untuk khawatir, maka perasaan khawatir itu akan semakin berkurang.

Beberapa orang berpikir Allah hanya peduli tentang hal-hal religius, seperti berapa banyak orang yang saya undang ke gereja atau persepuluhan saya.
Apakah Tuhan tertarik pada pembayaran mobil saya? Ya.
Dia tertarik dalam setiap detil dari kehidupan Anda.
Itu berarti Anda dapat mengambil setiap masalah yang Anda hadapi dan menyerahkannya kepada Tuhan.

Berterima kasih kepada Tuhan dalam segala hal.
Setiap kali Anda berdoa, Anda harus selalu berdoa dengan ucapan syukur.
Emosi manusia yang paling sehat bukanlah cinta, tapi rasa syukur.
Bersyukur sebenarnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda, membuat Anda lebih tahan terhadap stres dan memiliki daya tahan terhadap penyakit.

Orang-orang yang bersyukur menjadi bahagia.
Tetapi orang-orang yang tidak bersyukur menjadi sengsara karena tidak ada yang dapat membuat mereka bahagia.
Mereka tidak pernah puas, tidak pernah merasa cukup baik.
Jadi jika Anda mengembangkan sikap syukur, menjadi bersyukur dalam segala hal, maka hal ini akan mengurangi stres dalam hidup Anda.

Pikirkan tentang hal yang benar.
Jika Anda ingin mengurangi tingkat stres dalam hidup Anda, Anda harus mengubah cara Anda berpikir.
Cara Anda berpikir menentukan bagaimana perasaan Anda, dan perasaan Anda menentukan bagaimana Anda bertindak.
Jadi jika Anda ingin mengubah hidup Anda, Anda perlu mengubah apa yang Anda pikirkan.

Ini melibatkan pilihan yang diambil dengan sengaja dan kesadaran, di mana Anda memutuskan untuk mengubah saluran.
Anda memilih untuk berpikir tentang hal yang benar: fokus pada yang positif dan Firman Tuhan.
Mengapa? Karena akar penyebab stres adalah cara Anda memilih untuk berpikir.

Ketika kita tidak lagi khawatir, ketika kita berdoa tentang segala sesuatu, ketika kita bersyukur, ketika kita fokus pada hal yang benar,
Rasul Paulus mengatakan kepada kita hasilnya adalah,
"Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." (Filipi 4:7)

No comments :

Post a Comment